Mengapa kamu harus menonton serial New Amsterdam?

new amsterdam

Suka drama kedokteran? Pernah nonton series drama kedokteran dari Amerika berjudul New Amsterdam yang tayang di Netflix? Tahu ngga temen-temen kalau di series tersebut ada beberapa hal menarik tentang dunia kedokteran yang jarang di bahas? Yuk simak disini

Sinopsis singkat New Amsterdam

Drama TV ini bercerita tentang rumah sakit bernama New Amsterdam yang ada di Manhattan, New York. Di sini diceritakan ada seorang Direktur Pelayanan Medis baru bernama dr. Max Goodwin yang nyentrik dengan kebijakan-kebijakannya terhadap masalah yang ada di RS tersebut.

Drama yang baru berjalan selama 2 season ini tidak hanya menunjukkan drama kedokteran tapi juga sisi lain permasalahan dalam sebuah RS yang ngga melulu tentang saving one patients. Karena kebijakan yang tepat bisa menyelamatkan lebih banyak jiwa di RS.

Trus apa yang menarik dari series Netflix ini?

Tentang kebijakan dalam rumah sakit

Banyak drama kedokteran hanya menunjukkan drama medis saja. Tapi di sini, kita juga melihat bagaimana health care system works (terutama di negara maju seperti Amerika) dan bagaimana dr. Goodwin berusaha memperbaiki kebobrokan sistem yang merugikan masyarakat.

Disini kita juga melihat bagaimana RS mendapat pendanaan, mengelola budgeting, sampai urusan tender dengan perusahaan farmasi besar. Sedikit banyak kita jadi belajar tentang health economy juga.

Bagaimana sebuah RS mengelola sumber daya mereka. Bagaimana sebuah kebijakan dibuat dan diimplementasikan. Ada sisi health management juga di dalam serial ini. Walaupun beberapa kebijakan hanyalah fantasy dan synical semata.

Yang jelas di series ini kita ngga hanya disuguhkan operasi-operasi dan operasi. Ngga hanya soal menyembuhkan pasien, tapi juga hal-hal disekitar itu.

Baca juga  Kesempatan waktu KOAS yang SAYANG dilewatkan

Not just surgery

Selain dr. Goodwin, pemain utama dalam series ini adalah seorang dokter emergensi (dr. Bloom), dokter saraf (dr. Kapoor), dokter jiwa (dr. Frome), dokter onkologi (dr. Sharpe), dan hanya satu dokter spesialis bedah thorax (dr. Reynolds) untuk sebagian besar cerita.

Dari susunan tokoh drama ini saja kita bisa tahu bahwa pembedahan bukan cerita pokok di drama ini. Kita bisa melihat kasus saraf, kasus emergensi (triase dan initial assessment) dan tentu kasus kedokteran jiwa di sini. Masing-masing dokter selalu membawa kasus yang menarik di bidangnya, sehingga tidak membosankan.

“How can I help”

Ini adalah frase yang paling sering didengar dalam drama ini, karena ini adalah prinsip yang dipegang teguh oleh dr. Goodwin. Karena dia percaya bahwa tugas dokter adalah menolong orang lain. Sehingga kepada siapapun dr. Goodwin selalu bertanya, “bagaimana dirinya bisa menolong orang lain”.

Walaupun serial ini belum sekeren ER di jamannya, atau Grey’s Anatomy, atau serial lainnya, tapi jelas drama ini menyuguhkan sudut pandang yang berbeda. Drama ini juga mengingatkan kita tentang tugas menolong sebagai dokter, dan bagiamana sebuah sistem dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Kalau kamu penggemar drama kedokteran, serial New Amsterdam bisa memberikan suatu kesegaran. Buat yang belum pernah nonton, drama ini worth watch kok.

Nah, buat kamu yang pernah nonton New Amsterdam, gimana pendapat kalian?

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: