Pekerjaan Sampingan yang Cocok Untuk Mahasiswa Kedokteran

Sekolah di Fakultas Kedokteran (FK) memang terkenal mahal dan sibuk. Tapi bukan berarti kita tidak bisa mendapatkan sedikit penghasilan untuk menambah kocek studi kita sembari berkuliah lho. Berikut kami rangkum beberapa pekerjaan sampingan yang cocok untuk mahasiswa kedokteran.

Jasa menulis presentasi hingga skripsi/manuskrip (ghostwriter)

Ini adalah pekerjaan sampingan mahasiswa kedokteran yang paling lumrah dan bernilai ekonomi tinggi. Apalagi untuk sebuah proyek membantu menulis skripsi, nilai ekonomi-nya sangat tinggi, bisa jutaan rupiah untuk satu proyek saja.

Jasa menulis ini tidak hanya terbatas pada presentasi dan skripsi, tapi juga karya ilmiah lainnya, seperti menulis abstrak, manuskrip, dan semacamnya.

Pekerjaan ini ngga cuma menguntungkan untuk klien, tapi juga bermanfaat untuk si pekerja, karena sambil bekerja, kita juga bisa sambil mempelajari hal-hal baru terkait skripsi yang kita bantu.

Apalagi kalau kita punya keahlian statistik. Sambil mengasah kemampuan statistik kita, sambil membantu orang dan mendapatkan uang jajan yang lumayan jumlahnya, bisa mencapai ratusan ribu rupiah per analisis.

Namun pekerjaan ini cukup menyita waktu dan cukup demanding dengan klien. Keahlian kita untuk menulis karya ilmiah dan melakukan analisis data juga diuji di sini. Sehingga tidak semua mahasiswa kedokteran bisa menjalani pekerjaan sampingan ini.

Jadi Asisten Dosen (Asdos) atau Asisten Laboratorium (Aslab)

Ini merupakan pekerjaan sampingan yang paling legal. Karena kita bekerja langsung dalam koridor pendidikan di bawah pengawasan dosen. Cocok untuk para penerima beasiswa yang memiliki larangan bekerja paruh waktu.

Baca juga  Mengenal beasiswaspesialis.org dan sosok Aulia Rahman

Walaupun pekerjaan ini cukup menyita waktu dengan gaji yang terkadang tidak seberapa besar,\. Meskipun begitu, pekerjaan ini memiliki banyak benefit, termasuk benefit dalam hal koneksi dan relasi, diluar keuntungan dalam hal akademis. Untuk yang percaya bahwa koneksi dan relasi lebih berharga daripada uang, maka ini jalur yang tepat.

Namun, tidak semua FK atau Departemen atau dosen memiliki lowongan untuk posisi ini, sehingga cukup tricky untuk bisa mendapatkan peluang. Apalagi, untuk posisi strategis, terkadang rekrutmennya bersifat closed recruitment.

Jadi Tutor Akademik

Mungkin ini adalah pekerjaan sampingan yang paling tua dan paling umum ditemukan di lingkungan kedokteran. Karena pasti akan selalu ada demand untuk membantu belajar adik-adik yang kesulitan beradaptasi dengan pelajaran di bangku kuliah, apalagi di kedokteran.

Dewasa ini juga semakin banyak bimbingan belajar (bimbel) yang bisa memberikan gaji yang cukup wah untuk para tutornya dengan jadwal yang cukup fleksibel. Yang jelas, kita harus punya track record akademik yang baik pula.

Kalau kamu punya skill manajemen yang baik, kamu bahkan bisa mengumpulkan teman-temanmu untuk bisa bikin bimbel sendiri. Keuntungannya? Pasti meningkat tentunya.

Buka Jasa Translate

Ini salah satu usaha yang high demand dan bisa memberi penghasilan yang lumayan. Dalam satu waktu kita bisa mengerjakan beberapa proyek sekaligus. Pekerjaan ini juga bermanfaat untuk pekerjanya karena bisa membantu kita makin cadas berbahasa Inggris.

Namun, terkadang kualitas translate yang dihasilkan kurang memuaskan. Karena untuk bisa fasih di bidang translation, kita juga harus fasih dan menguasai bahasa Inggris akademik dan bahasa inggris tertulis (written english), yang itu sangat berbeda dengan bahasa Inggris sehari-hari.

Buat yang jago inggris, atau punya akses ke native speaker, atau sudah memiliki pengalaman submit ke jurnal internasional, pekerjaan ini bisa dicoba.

Baca juga  The Life After PPDS: Sarapan Bareng dokter Sp.JP (Episode 1)

Jadi Event Organizer

FK mana yang ngga banjir event? Di tengah riuhnya penyelenggaraan event, kita bisa menawarkan jasa kita untuk membantu penyelenggaraannya. Apalagi event dengan format digital yang mungkin sebagian guru-guru senior di FK tidak familiar.

Sebagai mahasiswa dengan ide yang baru dan orisinil, kita dapat membantu guru-guru senior untuk membuat event mereka lebih menarik dan lebih sesuai dengan jaman now.

Tapi, kita juga harus aktif dan komunikatif untuk pekerjaan yang satu ini. Karena demanding banget. Besarnya penghasilan yang didapatkan juga bergantung dengan even yang kita handle dan tingkat kesulitannya.

Menjadi Medical Illustrator

Tiap departemen atau dosen atau guru besar pasti dituntut untuk memiliki publikasi baik jurnal maupun berbentuk buku cetak. Jika diperlukan ilustrasi, tentu tidak bisa langsung maen comot gambar dari internet. Di sinilah peran medical ilustrator (MI).

Pekerjaan ini cocok untuk teman-teman yang hobi menggambar dan memiliki kecintaan terhadap bidang anatomi atau molekular. Selain itu, komisinya juga lumayan, seperti yang diutarakan teman-teman MI di artikel ini.

Entrepreneur

Anak FK bisa jualan apa? BANYAK.

Jualan buku, alat kesehatan, bahkan bisa juga menjual jasa cuci sepatu seperti influenser dr. Tirta. Mau jualan makanan sampai buka kedai kopi di kampus seperti salah satu narasumber kelas kami ini juga bisa.

Banyak yang bisa kita usahakan, keuntungan yang didapat juga bisa beragam, tergantung entrepreneurship kita dan banyaknya waktu yang kita investasikan ke usaha kita.

Nah, menurut temen-temen, ada usaha apa lagi yang bisa kita coba sambil belajar di FK?

Leave a Reply

%d bloggers like this: