Daftar Fakultas Kedokteran yang Diakui di Amerika

Setelah sebelumnya melihat fakultas keddokteran yang diakui di negara ASEAN, pasti penasaran donk dengan fakultas kedokteran yang diakui di Amerika?

Buat yang akan mengambil residensi di Amerika, atau bermimpi ingin bekerja di Amerika setelah menyelesaikan pendidikan kedoktera di Indonesia, jangan khawatir. Karena, ada lebih banyak fakultas kedokteran yang diakui di Amerika!

The World Directory of Medical Schools (WDOMS)

WDOMS merupakan sebuah direktori fakultas kedokteran yang dikembangkan oleh the World Federation for Medical Education (WFME) dan the Foundation for Advancement of International Medical Education and Research (FAIMER).

WDOMS merupakan penyatuan dari direktori milik WFME yang dikenal dengan International Medical Education Directory (IMED) dan direktori milik FAIMER yang bernama Avicenna.

Direktori ini merupakan database publik yang menyediakan informasi fakultas kedokteran yang ada di seluruh dunia, yang juga diakui oleh WHO.

Dalam direktori ini, kita bisa melihat informasi detail tentang masing-masing fakultas kedokteran, seperti tipe fakultasnya, tahun berdirinya, alamat, durasi kurikulum hingga program studi dan kelulusannya.

Direktori inilah yang digunakan sebagai standar pendidikan kedokteran yang diakui di Amerika. Jadi, sebelum memutuskan bekerja/residensi, yuk kita cek dulu daftar fakultas kedokteran di Indonesia yang masuk dalam direktori ini.

Fakultas kedokteran yang diakui di Amerika berdasarkan WDOMS

Ternyata, ada 92 fakultas kedokteran atau medical schools yang masuk dalam direktori ini! Jumlahnya hampir sebanding dengan total fakultas kedokteran yang ada di Indonesia.

Berikut list-nya:

Diurutkan berdasarkan abjad
Diurutkan berdasarkan abjad

Apa artinya diakui?

Jika fakultas kedokteran kita masuk di list, kita tidak perlu melakukan penyetaraan pendidikan. Tapi, tetap kita harus melalui ujian licensing yang dikenal sebagai USMLE (US Medical Licensing Examination). Sebab, tanpa ujian ini kita tidak bisa mendapatkan medical license.

Setelah melalui tahapan ujian USMLE, barulah kita dapat melakukan clinical observership atau mendaftar program residensi yang berbasis rumah sakit.

Baca juga  Mendaftar S2 vs S3 di Luar Negeri: Bedanya Apa?

Jadi, ada yang tertarik lanjut ke US?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: