3 Tips Membaca Jurnal dengan Cepat

tips membaca jurnal

Pingin update ilmu kedokteran tapi cuma punya waktu singkat untuk membaca jurnal terbaru? Pingin bikin meta analisis atau systematic review tapi ngga sempat baca jurnal setumpuk? Berikut ada 3 tips membaca jurnal dengan cepat yang bisa teman sejawat praktekkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebelum mulai membaca, jangan lupa lakukan persiapannya sebagai berikut:

Siapkan pulpen, highlighter, dan buku catatan

Supaya membaca lebih efektif, jangan lupa siapkan pulpen untuk mencatat dan mencoret-coret, highlighter untuk menandakan bagian yang penting, dan buku catatan untuk membuat ringkasan singkat dari hasil bacaan jurnal.

Dan jangan lupa persiapkan otak kita untuk menerima berbagai macam informasi baru yang mungkin kompleks dan rumit dari jurnal

Kesalahan umum dalam membaca jurnal

Sebelum memulai tipsnya, ada beberapa kesalahan umum yang membuat seseorang kesulitan membaca jurnal, yaitu membaca terlalu detil pada bagian-bagian awal, seperti abstrak dan pendahuluan (introduction).

Padahal kedua bagian itu akan terus menerus diulang dalam bagian-bagian lain dalam paper tersebut. Jadi jangan terlalu khawatir jika tidak bisa langsung memahami bagian introduksi.

Jangan habiskan terlalu banyak waktu untuk memahami bagian-bagian awal.

Jadi, apa saja tips membaca jurnal??

3 tips membaca jurnal

Cari tahu terminologi penting yang tidak kita ketahui

Karena jurnal tersebut adalah sesuatu yang baru, wajar jika dipenuhi dengan istilah dan terminologi yang asing. Sehingga hal pertama yang perlu kita lakukan adalah mencatat istilah/terminologi tersebut dan mencari tahu artinya.

Baca juga  How to write an Award-Winning Abstract for conferences?

Tidak perlu mencari terlalu dalam segala sesuatu tentang terminologi tersebut. Cukup mencari definisi dan sekilas hal-hal yang terkait dengan terminologi tersebut tanpa membaca terlalu detail.

Jangan menghabiskan waktu untuk memahami kata demi kata ketika membaca jurnal. Karena inti dari membaca jurnal adalah memahami informasi dalam suatu paragraf, bukan hanya memahami kalimat-per kalimat.

Biasakan untuk menarik informasi dari beberapa paragraf, buat ringkasannya, dan hindari mempelajari hanya dari kata per kata saja.

Catat hal yang penting di area margin

Beberapa hal yang dapat kita tulis di area margin untuk mempermudah kita memahami keseluruhan jurnal.

Misalnya, ringkasan dari kata-kata yang rumit, penjelasan dari terminologi yang baru, atau topik yang berkaitan dengan isi jurnal.

Ketika kita ingin membaca ulang untuk memahami isi jurnal tersebut, kita hanya perlu membaca catatan-catatan kaki tersebut tanpa harus mengulang keseluruhan isi paragraf.

Buat ringkasan tentang parameter dan kesimpulan dalam buku catatan

Dari hasil membaca kita, cobalah membuat ringkasan terkait hasil dan kesimpulan yang disampaikan dalam jurnal.

Setelah itu cobalah membaca ulang untuk memahaminya kembali.

Jadi, sebenarnya membaca jurnal, tidak sulit kan?

Source: jbrennerfisics

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: